Peringati Hari Jadi Kabupaten Lumajang ke 770, Forkopimcam dan Kepala Desa seKecamatan Kedungjajang Nyekar di Makam Raden Mas Singowigoeno
- Dec 15, 2025
- Yoghicx KIM Sbr. Delima
Kedungjajang -Lumajang, Senin, 15 Desember 2025, Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Lumajang, seusai Prosesi di Pendopo Kabupaten Lumajang, Camat Kedungjajang bersama Kapolsek Kedungjajang, Danposramil Kedungjajang, serta segenap Kepala Desa se-Kecamatan Kedungjajang melaksanakan kegiatan ziarah (nyekar) bersama di makam Raden Mas Singowigoeno, yang dikenal sebagai Patih atau Bupati pertama Lumajang, pada (15/12/2025).
Kegiatan nyekar ini berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh pendiri dan pemimpin awal wilayah Lumajang. Rangkaian acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, dilanjutkan dengan tabur bunga di pusara Raden Mas Singowigoeno.
Camat Kedungjajang Bpk. Samsul Nurul Huda, SE., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus penghormatan kepada para pendahulu yang telah berjasa membangun dan memimpin Lumajang pada masa awal pemerintahan. Menurutnya, semangat perjuangan dan kepemimpinan Raden Mas Singowigoeno patut dijadikan teladan oleh generasi penerus, khususnya aparatur pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa.
“Melalui kegiatan nyekar ini, kami ingin mengingat kembali sejarah Lumajang serta menanamkan nilai-nilai keteladanan, pengabdian, dan tanggung jawab kepada masyarakat,” ujarnya.
Raden Mas Singowigoeno dikenal sebagai patih pertama yang memimpin wilayah Lumajang secara mandiri. Ia menjabat pada kurun waktu 1890 hingga 1920, dengan kedudukan yang setara dengan bupati pada masa tersebut. Di bawah kepemimpinannya, Lumajang mulai berkembang sebagai wilayah pemerintahan yang tertata dan mandiri.
Kapolsek Kedungjajang dan Danposramil Kedungjajang turut menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara unsur pemerintahan, TNI-Polri, serta pemerintah desa dalam menjaga persatuan dan keamanan wilayah.
Dengan dilaksanakannya ziarah bersama ini, diharapkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Lumajang tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga sarana refleksi sejarah serta penguatan komitmen bersama dalam melanjutkan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.